Beranda > Uncategorized > Bicara tentang MIMPI

Bicara tentang MIMPI

Assalamualaikum, berhubung laptop sedang di perbaiki port untuk kabel LAN-nya, jadi saya nulis lewat hape. Kali ini saya mau membicarakan sebuah hal yang sampai sekarang belum bisa di mengerti. Siapa yang tidak tau mimpi? Semua orang pasti pernah bermimpi, tapi tahukah anda maksud dari mimpi anda? Mimpi sebenarnya adalah “sebuah bayangan kita untuk hal yang belum kita dapatkan. Dan merasuk ke otak sehingga menimbulkan beberapa hal yang membuat sebuah komplikasi di otak. Sehingga otak akan melancarkan khayalan kita, imajinasi kita agar mimpi itu berjalan.”


Ada beberapa hal yang belum saya ketahui tentang mimpi yang pernah saya alami. Sebelumnya saya pernah bermimpi dan secara tidak sengaja setelah mimpi itu hilang, mimpi itu hadir ke alam nyata. Dan entah mengapa juga kejadian yang saya alami ini persis 100 bahkan 1.000.000% saya yakin sama dengan mimpi yang pernah saya alami. Entah yang ke berapa kalinya saya sudah menemui hal ini. Dan saya masih penasaran dengan ini. Karena dari beberapa hal yang saya tanyakan kepada teman-teman yang ada mereka menganggap hal itu biasa. Padahal menurut saya itu adalah sebuah kejanggalan.
Saya akan menceritakan sebuah mimpi yang saya alami. Ini adalah mimpi terakhir yang menjadi nyata dalam mimpi saya. Kala itu dalam mimpi saya, saya sedang melihat para perempuan yang sedang duduk di bawah tenda. Salah satunya ada yang berkerudung merah. Dan mereka sedang berbincang di sana. Di sekitar mereka ada beberapa bungkusan merah. Dan secara tiba-tiba saya melihat photo yang menurut saya seperti puing-puing rumah sisa kebakaran yang di perlihatkan teman saya melalui ponselnya. Dan saya terbangun di situ.
Dari situ saya tidak pernah mempertanyakannya kepada orang lain. Namun, setelah bayang-bayang mimpi itu hilang semua tergambar di dunia nyata. Sempat bertanya kepada teman-teman blogger. Sebagian ada yang bilang kalau itu cuman bayangan. Ada juga yang bilang kalau itu dejavu. Jadi, mana yang harus saya percayai? Tapi jujur saja saya hanya berfikir Tuhan memiliki cara tersendiri kepada setiap orang. Menurut kalian seperti apa? Terima kasih. Akhirnya nulis lagi.

About these ads
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 545 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: